Masa kecik adalah mase yang paling membahagieke dalam hidup. Setiap kali kitek ngeleh budak-budak kecik bosek, seringkali kontan toboh teingat tenga cerite mase kecik kitek yang indah dan bekesan..
Ade cerite tentang kawan tobo yang sekarang ikak lah jadi walikota, adeh cerite tentang kanti kitek yang santuk ke saraikak dak keruan nga ancap e, dan ade jugek cerite tentang kisah cinte beruk (bace: cinte monyet) kitek yang lugo, polos, tetapi tak kan terlupakan.
Dalam artikel kali ini, redaksi sengaja memposting ulasan tentang beberapa permainan anak-anak yang bise kitek main ke di doson toboh tercinte "Talang Balai" dan sekitar nye.
Kendati tentu bae masih banyak lagi permainan lain ne (kerna harap maklum, redaksi menulis ini langsung lewat renungan sekilas di depan Personal Computer tanpa konse[p sebelum e setelah sempat jalan2 di facebook "Talang Balai Community " yang menampilkan topik diskusi Permainan anak-anak).
apabila sodara2 ku juge kepengen ikut berkontribusi, silahkan email kan permainan kenangan sodara di waktu kecik lewat email ke: harry_thethinker@yahoo.co.id
1. CAM GURICAM
"cam guricam buah lalu di belakang temasuk mata timbang mata pucuk tak melihat si bucar bacir.. acar acir.. "
Care maen e:
budak2 kecik bebares.. ade wang sikok menam di luan (tukang nanggo/nebak),
Trus ade jugek budak yg menam d blakang baresan, agek die nyayi ke lagu d pucuk sambel megang batu.. agek batu e d taruke/dilepak ke salah sikok tangan budak2 yg bebares.. nah wang yg d luan itu nebak d manela batu e..
pokok e bayengkela dewek... kire2 cak itu la care maen ne..
(Ide dari sadli TBL, di edit dan di sadur lagi oleh redaksi)
2. SUM PAK ETOK
"Sum Pak etok, kedemang Lontok. Payong pungkak menjadi sendok.
Tak - tik - tuk xxxxxx jepang..."
SUMA PAK ETOK INI JUGA ADALAH PERMAINAN anak-anak, dan sistim permainannya tidak jauh berbeda dengan "HOOM PIM PAH ALAIHOM GAMBLENG".
3. KINCISAN
Kincisan adalah main sembunyi-sembunyi an (hiding. Dalam bahasa /istilah laen e, permainan ini di sebut jugek dengan "urik an". Permainan ini pacak di maenke oleh tiga sampai sepuluh anak (bahkan lebih dari itu tidak masalah). Seorang anak bertugas mencari dimana persembunyian kawan2nya. Dia juga harus menjaga benteng pertahannya jangan sampai di sentuh lebih dulu oleh anak-anak yang bersembunyi.
Sekitar 20 - 50 kali hitungan, anak yang bertugas harus menutup mata sambil menghadap kebenteng pertahanannya. Saat dia menghitung, anak-anak kecil lainnya berlari dan mencari tempat persembunyian. sampai hitungan habis semua anak sudah harus bersembunyi.
Siapapun yang terlihat oleh sang penjaga, maka berakhir lah kesempatannya untuk bersembunyi. Tetapi bila sang penjaga meninggalkan bentengnya, dan salah satu anak berhasil menyentuh benteng pertahanannya sebelum anak penjaga, maka anak penjaga di nyatakan kalah dan harus menjaga sekali lagi.
4. Nek-Nenek mintek api
nek..nenek mintek api..
naek setaka lagi..
nek..nenek mintek api
naek setaka lagi..
jawabannye:
bakal swe kamu api..
balas:
nak nunu uma kamu tula.. (red: ups salah)
nak ngenjuk anjing kumbang..
jawabannye:
swe bunyie..
balas:
guk..guk..guk....
care maenne:
1. d tanah d buat lingkaran, d lingkaran d buat tanggenye cak dwe taka..
2. sikok wang ade d dlm lingkaran..
3. yg laenne naek tangge..sanbil nyanyi ke.. lagu d pucuk..
4. kapan la be bunyi guk..guk..guk.. yg dlm lingkaran nangkap yg naek tangge tadi..
kurang lbe cak itu la..
klu nak lmak... tebe balek ke dusun gale .. agek ku ajoi care maenne..
hahahaha.. mungkin nggak ya..??
(Kiriman dari Sadli Sudirman - Putra Talang Balai Lame)
Pada 11 Januari 2010 jam 23:41 di Talang Balai Community - Facebook
Redaksi: Kirimkan kontribusi anda, demi mengabadikan budaya doson toboh (baik itu berupa pantun, sajak, petike, lirik lagu, poto dan apapun) ke harry_thethinker@yahoo.co.id)
Blog ini di buat dalam rangka untuk ikut melestarikan budaya daerah yang merupakan aset kekayaan tak ternilai dari Bangsa Indonesia. Di dalam blog ini berisikan sejarah, pelajaran bahasa daerah, dan topik-topik menarik lainnya yang di kemas dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Talang balai, dan Bahasa international.
Tampilkan postingan dengan label asal-usul talang balai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asal-usul talang balai. Tampilkan semua postingan
Selasa, 10 November 2009
Senin, 22 Juni 2009
Kamus Bahasa Daerah Talang balai (Seri-1)
1. Bekelah
Artinya: berkumpul sambil makan-makan
2. Begesah
Artinya: Bercerita, berbicara (gesah: cerita, omongan)
3. Begoyo
Artinya: (Mulai) bersiap-siap, memulai, beranjak
4. Beteman, Bebalah, bedodokan
Artinya: Adu jotos, Berkelahi, Saling baku hantam
5. Besakat
Artinya: Adu mulut, Cekcok
Motto: Lestarikan budaya daerah buat anak cucu kita
Sampai jumpai di edisi selanjutnya
By.Haryanto H.Hanan (Kopi)
Artinya: berkumpul sambil makan-makan
2. Begesah
Artinya: Bercerita, berbicara (gesah: cerita, omongan)
3. Begoyo
Artinya: (Mulai) bersiap-siap, memulai, beranjak
4. Beteman, Bebalah, bedodokan
Artinya: Adu jotos, Berkelahi, Saling baku hantam
5. Besakat
Artinya: Adu mulut, Cekcok
Motto: Lestarikan budaya daerah buat anak cucu kita
Sampai jumpai di edisi selanjutnya
By.Haryanto H.Hanan (Kopi)
Sabtu, 20 Juni 2009
Asal Usul nama Talang Balai
Ngape di name ke wang "Talang Balai"??
KOnon dulu, menurut cerite wang tue-tue di doson, bahwa ade bangunan balai, gedung pertemuan, di seberang (sekarang talang balai lame. Balai itu lepak e di tengah-tengah "talang". Di balai itulah biase masyarakat bekumpul, begesa, berembak, dan bekelah.
Lama kelamaan, balai itu menjadi "icon" ciri khas dimana balai itu berada. Dahulu orang menyebut desa sebagai talang. Ngape? karena lokasinya masih di kelilingi hutan dan lebak. Jadi, mase itu kalau orang bertanya: "hendak kemane? maka jawab e: "oo.. nak ke Talang dulu..". Ditanye lagi: "Talang mane, ai...?" Maka di jawab lagi, " Talang Balai, yang ade Balai e tu.." "Ooo.. Talang balai. Payoh barangan bae.."
Nah.. kire-kire cak itulah asal usul name dusun tu.
By.Haryanto H.Hanan (putra daerah asli)
Contact number (0812) 775 09 234
KOnon dulu, menurut cerite wang tue-tue di doson, bahwa ade bangunan balai, gedung pertemuan, di seberang (sekarang talang balai lame. Balai itu lepak e di tengah-tengah "talang". Di balai itulah biase masyarakat bekumpul, begesa, berembak, dan bekelah.
Lama kelamaan, balai itu menjadi "icon" ciri khas dimana balai itu berada. Dahulu orang menyebut desa sebagai talang. Ngape? karena lokasinya masih di kelilingi hutan dan lebak. Jadi, mase itu kalau orang bertanya: "hendak kemane? maka jawab e: "oo.. nak ke Talang dulu..". Ditanye lagi: "Talang mane, ai...?" Maka di jawab lagi, " Talang Balai, yang ade Balai e tu.." "Ooo.. Talang balai. Payoh barangan bae.."
Nah.. kire-kire cak itulah asal usul name dusun tu.
By.Haryanto H.Hanan (putra daerah asli)
Contact number (0812) 775 09 234
Rabu, 10 Juni 2009
Kretek Talang Balai
Apa itu kretek?
Sue la erti "kretek" tu..?
Kretek Talang balai adalah julukan yang di berikan kepada Talang Balai karena latar belakang masyarakatnya yang gemar ber-kretek ria (baca; bersilat lidah).
Talang Balai adalah sebuah Desa yang Asri, Makmur, dan Damai yang terletak di wilayah kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.
Kultur masyarakat Talang Balai yang gemar ber-kretek ini disalurkan secara positif dimana sebagian besar masyarakat desa ini bekerja sebagai pedagang yang bergerak dari satu "Kalangan" baca: pasar kaki lima, ke Kalangan lainnya. Bahkan sampai ada yang kalangan ke Pulau Bangka, Jambi, dan Lampung.
Pendek kata, dimana ada kalangan, di situ harus ada orang talang balai.
Tidak hanya pedagang, beberapa di antara putra talang balai ada juga yang menjabat sebagai ulama, politisi, Guru, Dokter, pengacara, dan penulis blog ini sendiri adalah seorang translator/interpreter di sebuah perusahaan kontraktor di ...
Talang Balai, suatu saat dari atas tanah mu, akan menjejakkan kaki seorang calon pemimpin besar bangsa ini..
By.toha
Sue la erti "kretek" tu..?
Kretek Talang balai adalah julukan yang di berikan kepada Talang Balai karena latar belakang masyarakatnya yang gemar ber-kretek ria (baca; bersilat lidah).
Talang Balai adalah sebuah Desa yang Asri, Makmur, dan Damai yang terletak di wilayah kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.
Kultur masyarakat Talang Balai yang gemar ber-kretek ini disalurkan secara positif dimana sebagian besar masyarakat desa ini bekerja sebagai pedagang yang bergerak dari satu "Kalangan" baca: pasar kaki lima, ke Kalangan lainnya. Bahkan sampai ada yang kalangan ke Pulau Bangka, Jambi, dan Lampung.
Pendek kata, dimana ada kalangan, di situ harus ada orang talang balai.
Tidak hanya pedagang, beberapa di antara putra talang balai ada juga yang menjabat sebagai ulama, politisi, Guru, Dokter, pengacara, dan penulis blog ini sendiri adalah seorang translator/interpreter di sebuah perusahaan kontraktor di ...
Talang Balai, suatu saat dari atas tanah mu, akan menjejakkan kaki seorang calon pemimpin besar bangsa ini..
By.toha
Langganan:
Postingan (Atom)